Rabu, 13 Juni 2012

PEMBAHASAN SNMPTN KODE 142


PEMBAHASAN SNMPTN KODE 142
1. Jawaban : E
a. Empiris
Didasarkan pada hasil observasi, tidak spekulatif dan hanya menggunakan akal sehat.
b. Teoritis
Menyusun abstraksi dari hasil-hasil observasi.
c. Kumulatif
Teori-teori sosiologi dibentuk berdasarkan teori-teori yang ada sebelumnya yang telah mengalami perubahan dan disempurnakan.
d. Non – etis
Dalam sosiologi  bukan mencari baik buruknya suatu fakta, tetapi menjelaskan fakta-fakta tersebut secara analitis.
Jadi berdasarkan penjelasan diatas, maka yang sesuai dengan soal adalah jawaban E, yaitu kumulatif.
2. Jawaban : E
Tindakan sosial adalah tindakan seorang individu yang berorientasi pada individu/kelompok lainnya.
Adapun macam-macam tindakan sosial adalah :
1)      Tindakan sosial rasional instrumental, adalah tindakan yang memperhitungkan kesesuaian anatara cara dan tujuan dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektifitas. Misalnya, Amir memilih masuk SMK daripada SMA agar dapat segera bekerja membantu orangtuanya.
2)      Tindakan sosial berorientasi nilai, adalah tindakan yang didasarkan pada nilai-nilai yang berlaku dimasyarakat. Misalnya, sebagai umat islam Budi meminjamkan uang tanpa menarik bunga.
3)      Tindakan sosial trasisional, tindakan yang dilakukan berdasarkan kebiasaan-kebiasaan atau adat istiadat yang berlaku di dalam masyarakat. Misalnya, pembacaan surat Yassin setiap malam jum’at.
4)      Tindakan sosial afektif, adalah tindakan yang dilakukan berdasarkan perasaan (afeksi). Misalnya, seorang ibu yang membelai rambut anaknya.
3. Jawaban : A
SYARAT INTERAKSI SOSIAL
1. Kontak sosial
a) Berdasarkan cara komunikasi terbagi menjadi dua :  Kontak langsung & Tidak langsung.
b) Sedangkan berdasarkan proses komunikasi dibedakan menjadi dua: Kontak Primer & Kontak Sekunder
2. Komunikasi, yaitu tafsiran seseorang terhadap perilaku orang lain yang diwujudkan dengan pembyangicaraan, gerak gerik, sikap, maupun perasaan tertentu.
4. Jawaban : C
Fungsi stratifikasi sosial :
a)      Distribusi hak-hak istimewa (wewenang dan kekuasaan)  yang obyektif.
b)      Menjadi sistem pertanggaan pada starata yang berhubungan dengan kewibawaan dan penghargaan.
c)      Kriteria sistem pertentangan.
d)     Penentu simbol status.
e)      Penentu tingkat mudah sukarnya bertukar kedudukan.
f)       Alat solidaritas kelompok.
3. Jawaban : D
Bentuk-bentuk lembaga sosial
1. Berdasarkan perkembangannya:
    a. Crescive institutions.
Lembaga yang tidak sengaja tumbuh dari adat istiadat masyarakat.
    b. Enacted institutions.
 Lembaga yang sengaja dibentuk untuk kepentingan tertentu.
2. Berdasarkan sistem nilai yang diterima masyarakat:
    a. Basic Institutions.
Lembaga yang digunakan untu mempertahankan dan memelihara tata tertib dalam   masyarakat.
    b. Subsidiary Institutions.
Lembaga sosial yang berkaitan dengan hal-hal yang kurang penting.
3. Dari segi penerimaan masyarakat
    a. Social sanctioned institutions.
Lembaga yang diterima masyarakat, contohnya sekolah, perusahaan, perbankan dan   koperasi.
    b. Unsanctioned Institutions.
 Lembaga yang ditolak  masyarakat,contohnya, pelacuran perjudian, perampokan.
4. Dari faktor penyebarannya
    a. General Institutions.
Lembaga yang dikenal oleh hampir seluruh masyarakat di dunia, contohnya agama, IPTEK.
    b. Restricted Institutions.
Lembaga yang dianut oleh masyarakat tertentu, misalnya  agama Islam, Kristen, Hindu.
5. Dari sudut fungsinya:
    a. Operative Institutions.
 Lembaga yang berfungsi menghimpun tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan lembaga. Misalnya Lembaga industri.
    b. Regulative Institutions.
Lembaga yang bertujuan mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang tidak menjadi bagian mutlak dari lembaga itu sendiri, contohnya Lembaga Hukum.
6. Jawaban : B
Pernyataan atas : Benar
Sosialisasi berdasarkan prosesnya terdiri atas :
a. Sosialisasi Primer
Sosialisasi tahap awal yang berlangsung di lingkungan terdekat, seperti Keluarga.
b. Sosialisasi Sekunder
Sosialisasi tahap selanjutnya yang berlangsung diluar lingkungan keluarga.
Pernyataan bawah : Benar
Agen sosialisasi dalam keluarga inti adalah ayah, ibu, dan saudara kandung.
7. Jawaban : C
Saat ini korupsi telah menjadi hal biasa yang dilakukan oleh sebagian penyelenggara pemerintahan di Indonesia, sebab korupsi merupakan perbuatan yang sudah  merambah disemua lembaga pemerintahan.
9. Jawaban : B
Pernyataan atas : Benar
Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang multietnik yang sering terjadi konflik, namun masih tetap bisa mempertahankan integrasi sosial. Hal ini karena masyarakat masih memiliki pandangan hidup yang sama yaitu pancasila.
Pernyataan bawah : Benar
Banyaknya konflik antarsuku yang pernah terjadi di Indonesia menunjukkan adanya primordialisme dikalangan masyarakat.
9. Jawaban : B
Pernyataan atas : Benar, sebab merupakan definisi dari lembaga sosial
Pernyataan bawah : Benar, sebab merupakan pendorong terciptanya lembaga sosial.
10. Jawaban : B
Pernyataan atas : Benar
Masyarakat mengalami perubahan, dari masyarakat tradisional yang bersifat kekeluargaan dan gotong royong, menuju masyarakat modern individual, dan kurang peka terhadap orang di sekitarnya.
Pernyataan bawah : Benar
Modoernisasi adalah sebuah era yang ditandai dengan adanya penggunaan cara-cara modern (mesin) melalui industrialisasi.
11. Jawaban : C
Reformasi 1998 merupakan contoh perubahan yang dikehendaki oleh masyarakat dan memiliki pengaruh besar.
12. Jawaban : D
Asimilasi adalah proses bertemunya dua elemen kelompok sosial budaya yang berbeda dan kemudian membentuk identitas kebudayaan baru.
13. Jawaban : A
Edwin M Lemert (labelling) : Seseorang menjadi menyimpang karena adanya proses labelling  (pemberian julukan, cap, stigma, stereotipe atau merek) yang diberikan masyarakat kepadanya. Proses labelling  ini bisa membuat seseorang yang tadinya tidak memiliki kebiasaan menyimpang menjadi terbiasa.
14. Jawaban : D
Perbedaan dalam masyarakat tidak akan menjadi konflik apabila terdapat :
a)      Toleransi
b)      Pandangan hidup yang sama
c)      Rasa solidaritas yang tinggi
d)     Aturan norma yang berfungsi dengan baik
15. Jawaban : B
Primordialisme adalah pandangan yang setia pada ikatan primordialnya (suku, agama, ras, dan budaya).
Etnosentrisme adalah pandangan yang menilai kebudayaan lain dengan parameter budayanya sendiri,
Primordialisme & etnosentrisme dapat memicu konflik.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar