Minggu, 26 Januari 2014

PANDUAN PENYAJIAN JUS UNTUK BAYI



Sejak bayi memasuki tahapan MPASI(Makanan Pendamping ASI) sangat disarankan untuk memberikan jus buah-buahan maupun sayuran. Selain sebagai penambah cairan agar bayi tidak mudah sembelit, jus juga bisa menjadi terapi obat penyembuhan beberapa penyakit. Namun pemberian jus pada bayi ada aturan-aturannya. Berikut ini adalah beberapa panduan dalam menyajikan jus untuk bayi.
v  Dalam memberikan jus buah, pilihlah buah-buahan yang rasanya manis, seperti tomat, semangka, melon, jeruk baby, pisang dan buah lain yang rasanya manis. Buah yang rasanya masam, dapat mengganggu saluran pencernaan bayi.
v  Untuk buah yang beraroma tajam seperti pepaya, brokoli dan tomat lebih baik di tambahkan air jeruk baby. Khusus bayi gunakan jeruk baby, karena rasanya manis.
v  Jus dapat dibuat dengan juicer ataupun blender. Khusus bayi di bawah delapan bulan, ampas buah harus disaring. Namun jika sudah berusia delapan bulan keatas tidak perlu disaring. Ampas buah dapat melancarkan buang air besar pada bayi.
v  Setelah memberikan jus, perhatikan feses bayi. Bila diare hentikan pemberian jus. Bila feses nya keras, berikan jus beserta ampasnya.
v  Berikan jus kombinasi bila bayi memiliki berat badannya mencapai 9 kg. Bila beratnya kurang dari 9 kg, berikan satu jenis jus.
v  Bayi usia 6-12 bulan mengkonsumsi jus maksimal 110ml per hari.
v  Hindari mencampur gula ataupun madu pada jus untuk bayi yang berusia 6-12 bulan.

v  Pemberian jus baiknya dilakukan 2-3 jam sebelum makan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar