Selasa, 11 Maret 2014

MOBILITAS SOSIAL

A. PENGERTIAN
Merupakan perpindahan seseorang/kelompok dari satu lapisan sosial ke lapisan sosial lain.
B. JENIS
1. Mobilitas Vertikal;
Pergerakan/perpindahan individu/kelompok dari satu lapisan ke lapisan lain yang Ntidak setingkat.
Dibedakan menjadi dua:
a. Mobilitas Sosial Naik (Sosial Climbing)
Ditandai dengan masuknya individu-individu yang mempunyai kedudukan rendah ke dalam kedudukan yang lebih tinggi.
Contohnya, Panji adalah seorang Office Boy (OB) yang rajin. Karena sifat rajinnya, ia diangkat menjadi staf administrasi.
b. Mobilitas sosial Turun (Social Sinking)
Ditandai dengan masuknya individu-individu yang mempunyai kedudukan tinggi  ke dalam kedudukan yang lebih rendah.
Contohnya, Wisnu adalah seorang prajurit yang dipecat karena mangkir dari tugas.
2. Mobilitas Horizontal;
Perpindahan individu/kelompok dari  satu kelompok sosial ke kelompok sosial lainnya yang sederajat.
Selain itu mobilitas juga dibedakan menjadi:
1. Mobilitas Antargenerasi; mobilitas yang terjadi antardua generasi atau lebih.
Contohnya, Pak Paijo adalah seorang sopir bajaj, yang hanya seorang tamatan SD. Ia mampu menyekolahkan anaknya sampai Perguruan Tinggi, sehingga sekarang menjadi seorang arsitektur sukses.
Contoh tersebut adalah bentuk mobilitas antargenerasi naik.
2.  Mobilitas Intragenerasi; mobilitas yang terjadi dalam satu generasi.
Contohnya, banyak mantan pejuang kemerdekaan yang beralih profesi menjadi sejarahwan.
3. Mobilitas Sosial Geografis
Mobilitas sosial geografis adalah perpindahan individu atau kelompok dari satu daerah ke daerah lain.
Contohnya, warga korban lumpur Lapindo yang kehilangan tempat tinggalnya dipindahkan ke perumahan baru.
C. FAKTOR PENDORONG
1.  Faktor Status Sosial
2.  Faktor Ekonomi
3.  Faktor Situasi Politik
4.  Faktor Kependudukan
5.  Keinginan untuk melihat daerah lain
D. FAKTOR PENGHAMBAT
1.  Perbedaan Ras dan Agama
2.  Terjadinya diskriminasi kelas
3.  Pengaruh sosialisasi yang kuat
4.  Kemiskinan
5.  Perbedaan jenis kelamin
E. CARA
1.  Perubahan Standar hidup
Kenaikan penghasilan tidak menaikkan status secara otomatis, tetapi akan merefleksikan suatu standar hidup yang lebih tinggi.
2.  Perubahan tempat tinggal
Seseorang bisa menaikkan status sosial, seseorang dapat berpindah tempat tinggal yang lebih baik, dengan fasilitas lingkungan sosial, dan keamanan yang lebih baik.
3.  Perubahan Tingkah laku
Untuk mendapatkan status sosial yang lebih tinggi, individu berusaha menaikkan status sosialnya dan mempraktekkan bentuk-bentuk tingkah laku kelas yang lebih tinggi.
4.  Perubahan nama
Sebuah nama bisa diidentifikasikan dengan posisi sosial tertentu. Mobilitas sosial ke atas dapat dilakukan dengan cara merubah nama diri menjadi nama yang menunjukkan posisi sosial yang lebih tinggi.
5.  Perkawinan
Seseorang dari kelas bawah menikah dengan orang dari kelas atas, pernikahan tersebut membuat orang tersebut menjadi kelas atas.
6.  Bergabung dengan organisasi tertentu
Seseorang dapat mningkatkan statusnya dengan melibatkan diri pada salah satu organisasi tertentu.
F. SALURAN
1.  Organisasi pemerintahan
2.  Angkatan Bersenjata
3.  Lembaga Keagamaan
4.  Organisasi Politik
5.  Lembaga Pendidikan
6.  Lembaga Ekonomi

7.  Organisasi Keahlian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar