Kamis, 27 Maret 2014

PERUBAHAN SOSIAL

A. PENGERTIAN
a. Menurut Selo Soemardjan menyatakan bahwa perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai-nilai, sikap dan perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
b. Menurut Kingsley Davis   menyatakan bahwa perubahan sosiasl adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat.
c. Menurut John Lewis Gillin dan John Philip Gillin melihat perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi maupun karena adanya difusi ataupun penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.
d. Menurut Mac Iver melihat perubahan sosial sebagai perubahan dalam hubungan sosial (sosial relationship) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial.
Merupakan semua bentuk perubahan yang terjadi dalam masyarakat dalm bentuk struktur sosial, lembaga-lembaga sosial, system sosial, dan berbagai aktifitas sosial masyarakat.

B. BENTUK
Berdasarkan kecepatannya,
1. Perubahan lambat (evolusi)
Perubahan secara lambat, berdasarkan tahapan-tahapan tertentu. Perubahan terjadi dengan sendirinya tanpa rencana atau kehendak tertentu.
2. Perubahan cepat (revolusi)
Perubahan sosial yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat.
Berdasarkan prosesnya:
1. Perubahan yang bersifat Periodik
2. Perubahan yang bersifat non periodik
Berdasarkan perencanaan:
1. Perubahan terencana
Perubahan yang diperkirakan atau yang telah direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan di dalam masyarakat.
2. Perubahan tidak terencana
Perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat atau kemampuan manusia.
Berdasarkan Pengaruhnya
1. Perubahan kecil
Perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat, misalnya perubahan mode pakaian.
2. Perubahan besar
Perubahan yang berpengaruh terhadap masyarakat dan lembaga-lembaganya, misalnya dalam sistem kerja, hubungan kekeluargaan dan stratifikasi masyarakat.

C. FAKTOR PENYEBAB
1. Faktor internal:
    a. Bertambah dan berkurangnya penduduk
    b. Penemuan baru
    c. Pertentangan dalam masyarakat
    d. Terjadinya pemberontakan atau revolusi
2. Faktor Eksternal:
    a. Bencana alam
    b. Peperangan
    c. Pengaruh kebudayaan lain
D. FAKTOR PENDORONG

1. Kontak dengan kebudayaan lain
2. System pendidikan formal yang maju
3. Sikap menghargai hasil karya orang lain
4. System terbuka dalam lapisan masyarakat
5. Penduduk yang heterogen
6. Ketidakpuasan masyarakat pada bidang kehidupan tertentu
7. Orientasi ke masa depan
8. Toleransi terhadap hal yang menyimpang

E. FAKTOR PENGHAMBAT
1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
2. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat
3. Sikap masyarakat yang tradisional
4. Adanya kepentingan yang tertanam dengan kuat
5. Rasa takut terjadinya kegiyahan pada integrasi sosial
6. Prasangka terhadap hal-hal yang baru dan asing
7. Hambatan yang bersifat ideologis
8. Adat atau kebiasaan

F. DAMPAK
Dampak positif :
1. Demokratisasi
2. Globalisasi
3.  Modernisasi
Dampak Negatif:
1.  Westernisasi
2.  Sekularisme
3.  Konsumerisme
4.  Hedonisme

G. TEORI PERUBAHAN SOSIAL
a. Teori Siklus
Teori siklus melihat perubahan sebagai sesuatu yang berulang-ulang. Apa yang terjadi sekarang memiliki kesamaan atau kemiripan dengan apa yang terjadi sebelumnya.
Oswald Spengler, berpendapat bahwa setiap peradaban besar mengalami proses kelahiran, pertumbuhan, dan keruntuhan.
Pitirim Sorokin berpendapat bahwa peradaban besar dalam siklus tiga sistem kebudayaan yang berputar tanpa akhir.
Tiga sistem kebudayaan tersebut adalah
1. Kebudayaan ideasional : kebudayaan yang didasari oleh nilai-nilai dan kepercayaan terhadap unsur adikodrati.
2. Kebudayaan idealistis: kebudayaan ini berisi kepercayaan terhadap unsur adikodrati dan rasionalitas berdasarkan fakta saling bergabung dalam menciptakan masyarakat yang ideal.
3. Kebudayaan sensasi: dalam kebudayaan ini, sensasi merupakan tolok ukur dari kenyataan dan tujuan hidup.
b. Teori Perkembangan
Perubahan dapat diarahkan ke suatu titik tujuan tertentu, seperti perubahan dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern yang kompleks.
Teori perkembangan terbagi atas :
1. Teori evolusi : masyarakat secara bertahap berkembang dari primitif, tradisional, dan bersahaja menuju masyarakat modern yang kompleks dan maju.
Tokoh teori evolusi anatra lain Herbert Spencer dan Emile Durkheim.
2. Teori revolusi : masyarakat berubah secara linier namun bersifat revolusioner.
Tokoh teori revolusi adalah Karl Marx.
c. Teori Modernisasi
Perubahan negara-negara terbelakang akan mengikuti jalan yang sama dengan negara industri di Barat.
d. Teori Ketergantungan
Ada ketergantungan secara ekonomi negara-negara dunia ketiga terhadap negara-negara industri.
e. Teori Sistem Dunia
Perekonomian kapitalis dunia tersusun atas tiga jenjang, yaitu negara inti, negara semi-periferi, dan negara periferi.

Negara inti adalah negara-negara di Eropa Barat, sedangkan negara semi-periferi adalah negara Eropan Selatan.   Negara periferi adalah negara kawasan Asia dan Afrika. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar