Selasa, 01 April 2014

ASI BOOSTER

Menjadi seorang ibu menurut saya adalah perjuangan yang tiada henti. Sembilan bulan berjuang menjaga kandungan. Bertaruh nyawa saat menjalani persalinan. Maka setelah bayi lahir, perjuangan selanjutnya adalah memberikan ASI (Air Susu Ibu). Memberikan ASI butuh perjuangan, apalagi ditengah-tengah lingkungan yang kurang memahami manfaat ASI.
Bulan ini insyaallah tiga minggu lagi, Chacha putri kecil saya berusia satu tahun. Itu artinya sudah satu tahun saya berjuang sebagai ibu menyusui. Alhamdulillah Chacha sudah lulus S1 (asi eksklusif selama 6 bulan). Tiga minggu lagi, insyaallah Chacha lulus S2 (pemberian ASI sampai satu tahun). Setahun menyusui tentu bukan perjuangan yang mudah, apalagi saya juga seorang ibu yang bekerja di luar rumah. ASI saya tidak hanya untuk diminum Chacha secara langsung, tapi saya juga harus menyiapkan ASIP (ASI Perahan) yang diminumkan saat saya sedang bekerja. Nah yang suka bikin stres itu saat menyiapkan ASIP, karena memerah ASI itu lebih sulit daripada diminumkan secara langsung.
Tapi saya nggak putus asa, karena saya mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang bisa memperbanyak produksi ASI. Berikut ini adalah beberapa makanan yang diyakini bisa menjadi ASI booster.
1)   Biji adas
Biji adas merupakan salah satu langkah cara herbal yang termudah untuk memperlancar dan memperbanyak produksi ASI. Ibu biasanya menggunakan daun atau biji adas untuk keperluan memasak. Namun, biji adas dapat membantu memperlancar dan memperbanyak ASI. Caranya, seduh dua sendok makan biji adas dalam satu gelas air panas.
2)   Bunga Pepaya
Bunga yang berwarna kuning pucat ini memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh ibu menyusui. Bunga ini mengandung vitamin A dan C, selain itu juga mengandung kalsium dan fosfor.
Dalam bunga ini terdapat enzim papain yang berfungsi untuk mempercepat pemecahan protein. Ibu menyusui membutuhkan jumlah protein yang lebih banyak. Cara mengkonsumsinya bisa dengan di tumis ataupun dijadikan lalapan.
3)   Bayam
Sayuran yang satu ini selain kaya akan zat besi juga mengandung banyak vitamin dan mineral. Bayam mengandung  protein, thiamin, ribloflavin, asam folat, kalsium, magnesium, fosfor, kalium, vitamin A, B6,C, E, dan K. Ibu menyusui membutuhkan vitamin B6 satu setengah kali daripada wanita biasa. Semakin banyak mengkonsumsi bayam makan akan memperbaiki kualitas asi.
Hendaknya memilih bayam yang berwarna pekat, sebab tingkat kepekatan mempengaruhi kandungan kroten. Semakin pekat maka kandungan krotenya semakin bagus dan kroten ini berfungsi untuk melawan radikal bebas.
Saya biasa mengkonsumsi bayam dalam bentuk sayur bening dan memasak untuk sekali makan saja, sebab bayam tidak boleh dipanasi ulang.
4)   Daun katuk
Sejak dulu daun katuk dipercaya sebagai makanan yang bisa memperbanyak produksi ASI. Mengapa demikian? Karena dalam daun katuk terdapat asam seskuiterna. Penelitian Sa’roni, Tonny Sadjimin, Mochammad Sja’bani dan Zulaela di Slmena, Yogyakarta (2004) menunjukkan bahwa setelh mengonsumsi daun katuk, volume ASI bisa meningkat hingga 50%.
Daun katuk juga mengandung alkaloid dan sterol yang mempengaruhi produksi asi. Selain itu daun katuk kaya akan protein, fosfor, zat besi, vitamin A, B1 dan C. Biasanya daun katuk dikonsumsi dalam bentuk sayur bobor.
5)   Daun mangkok
Biasanya pemberian ASI menjadi tidak lancar karena terjadi penyumbatan di saluran ASI. Daun mangkok dipercaya dapat menghilangkan penyumbatan tersebut. Caranya daun mangkok dimemarkan, ditambah dengan parutan kunyit dan minyak kelapa. Setelah itu ditempelkan pada payudara, lakukan sehari dua kali sampai penyumbatan itu hilang.
6)   Daun ketela
Daun ketela atau daun ubi jalar bisa membantu meningkatkan produksi ASI. Dalam daun ketela terdapat lactagogum yang dapat memperbanyak ASI. Selain itu daun ketela juga mengandung karotenoid, zat besi, provitamin A dan protein. Daun ketela bisa dikonsumsi dengan cara ditumis ataupun di jadikan lalapan.
7)   Edamame
Edamame atau kedelai jepang adalah makanan yang kaya akan protein nabati. Di dalam edamame terdapat vitamin C, K, asam folat, mangan, ribovlain, zat besi, fosfor, magnesiumdan kalium. Edamame dapat memenuhi kebutuhan protein ibu menyusui sebesar 65gram. Edamame bisa dijadikan camilan, tentunya harus direbus dulu.
8)   Jambu air
Buah ini kaya akan vitamin A, C, fosfor, kalsium dan zat besi. Vitamin A pada jambu air bisa meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan meningkatkan ketahanan tubuh dari infeksi. Sedangkan kalsiumnya bisa meningkatkan fungsi otot dan syaraf. Buah ini bisa dikonsumsi secara langsung ataupun diberi tambahan bumbu rujak.
9)   Jintan hitam
Jintan hitam banyak mengandung zat besi yang dibutuhkan oleh ibu menyusui. Selain itu jintan hitam juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Biasanya saya mengkonsumsi jintan hitam yang sudah diolah menjadi bentuk kapsul.
10) Kacang hijau
Kacang hijau kaya akan vitamin B1 (tiamin), mangan, protein, fosfor, kalium, magnesium dan asam folat. Tiamin dalam kacang hijau dapat mengubah karbohidrat menjadi sumber energi. Ibu menyusui membutuhkan energi yang lebih banyak. Konsumsi kacang hijau bisa dilakukan dengan meminum air rebusannya saja atau setelah direbus di jus bersama kacangnya agar kandungan nutrisinya lebih banyak.
11) Labu siam
Labu siam merupakan sumber vitamin B6, magnesium dan kalium. Selain itu labu siam juga mengandung vitamin C, K, asam folat, seng dan mangan. Asam folat dalam labu siam penting untuk pembentukan sel, hemoglobin dalam darah, serta perkembangan jaringan tubuh bayi. Labu siam lebih enak dikonsumsi dengan cara direbus, sebaiknya pilih yang berukuran kecil karena rasanya lebih manis.
12) Pepaya
Buah pepaya mengandung vitamin A, C, kalium dan asam folat. Mengkonsumsi buah ini bisa memenuhi kebutuhan kalium bagi ibu menyusui. Menyusui merupakan sesuatu yang menguras tenaga, bila kekurangan kalium maka akan mudah lelah.
Selain itu kekurangan kalium bisa merusak mood. Ibu menyusui tidak boleh bad mood. Menyusui harus selalu gembira karena akan mempengaruhi hormon oksitoksin yang bisa mempengaruhi produksi ASI. Konsumsi buah ini bisa dimakan secara langsung ataupun dijadikan jus.
13)  Pare
Dilihat dari rasanya, pare memang tidak enak karena rasanya pahit. Tetapi sayuran ini sangat banyak manfaatnya. Pare kaya akan vitamin C, anti oksidan yang bisa mempercepat penyerapan zat besi. Kandungan senyawa fitokimia lutein dan likopennya juga berkhasita untuk merangsang produksi insulin.
Baik untuk ibu menyusui yang emnderita diabetes mellitus karena dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Pare juga dikenal sebagai antikanker, antibiotik antivirus, dan pembasmi cacing usus.
Untuk mengurangi rasa pahit, mengkonsumsi pare bisa dilakukan dengan cara ditumis.
14) Semangka
Buah semangka kaya akan vitamin A, C, kalium dan asam folat. Mengkonsumsi buah semangka bisa memenuhi kebutuhan vitamin A pada ibu menyusui yang 1,5 kali lebih banyak daripada perempuan yang tidak menyusui.
Semangka juga memiliki kadar air yang tinggi, dimana ibu menyusui membutuhkan cairan yang lebih banyak. Lebih enak mengkonsumsi semangka dengan cara di jus.
15) Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan camilan yang baik bagi ibu menyusui. Kacang-kacangan dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI. Kacang-kacangan mengandung kalsium dan senyawa asam lemak baik yang penting bagi otak bayi.
 Untuk mengurangi kolestrol, konsumsi kacang tanah dalam bentuk direbus ataupun disangrai. Kacang mete dan kacang almond dikenal paling banyak mampu meningkatkan produksi ASI.

Demikian beberapa makanan yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Mari bersemangat untuk tetap menyusui. ASI adalah hak bayi. Semangat ngASI for better generASI...... J






Sumber :





1 komentar:

  1. Obat Stroke Iskemik Herbal Alami adalah sebuah solusi untuk anda yang bingung mencari obat untuk mengatasi penyakit stroke, selain itu ada juga Obat Untuk Mengobati Stroke Ringan Herbal yang memang banyak dicari karena sekarang ini banyak sekali penderita penyakit stroke ringan. Obat Stroke Tradisional Alami Ampuh, memang sangat ampuh karena terbuat dari bahan-bahan tradisional. Obat Untuk Stroke Ringan Yang Manjur juga sangat ampuh untuk mengatasi stroke ringan. Untuk itu Obat Penyakit Stroke Alami dan Tradisional sangat membantu sekali untuk pengobatan penyakit stroke. Obat Mujarab Untuk mengobati Penyakit Stroke merupakan sebuah obat mujarab yang banyak dijadikan alternatif oleh banyak orang, Obat Penyakit Stroke Alami dan Tradisional dan Obat Alami Untuk Mengobati Penyakit Stroke ini sudah banyak membantu orang-orang yang mengidap penyakit stroke dengan menggunakan Obat Untuk Penyakit Stroke Paling Ampuh. Obat Herbal Untuk Penderita Penyakit Stroke ini sangat aman, karena terbuat dari bahan alami yang 100% herbal. Obat Tradisional Untuk Penyakit Stroke Berat pun tersedia untuk anda yang memang mengalmai stroke berat. Untuk itu baik Obat Tradisional Untuk Menyembuhkan Penyakit Stroke, Obat Untuk Mengobati Stroke Ringan Maupun Berat, ataupun Obat Herbal Yang Mampu Untuk Mengobati Penyakit Stroke sangat baik dan berkhasiat sangat tinggi untuk mengobati penyakit stroke hingga tuntas.

    BalasHapus