Rabu, 03 Februari 2016

Melawan Kanker Dengan Menyusui

Hari ini tanggal 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Peringatan Hari Kanker Sedunia ini dimulai sejak tahun 2005. Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day digagas oleh International Union Against Cancer atau UICC, yaitu konsorsium global beranggotakan lebih dari 280 organisasi antikanker di 90 negara. Adapun tujuan memperingati Hari Kanker Sedunia adalah untuk meningkatkan kepedulian pada kanker dan langkah pencegahan, deteksi dini, maupun pengobatannya.
Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian. Kanker dapat tumbuh di setiap bagian tubuh pada semua orang, dalam setiap kelompok umur. Namun pada umumnya kanker lebih sering menimpa pada usia 40 tahun. Beberapa jenis kanker diantaranya, kanker leher rahim (kanker serviks), kanker payudara, penyakit trofoblas ganas, kanker kulit, kanker nasofaring, kanker paru, kanker hati, kanker kelenjar getah bening (Limfoma Malignum), kanker usus besar dan kanker darah (Leukemia).
Menurut WHO kanker menjadi penyebab penyakit terbesar di dunia. Pada tahun 2012 ada sebanyak 8,2 juta kasus kematian yang disebabkan oleh kanker. Di Indonesia prevalensi kanker pada semua kelompok umur mencapak 0,14% (Data Riset Kesehatan Dasar 2013, Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI). Dari berbagai jenis kanker yang ada, kanker serviks dan kanker payudara menempati posisi teratas penyebab kematian di Indonesia. Kanker serviks mencapai 0,08 % dari semua kasus yang terjadi, sedangkan posisi kedua ditempati oleh kanker payudara yakni sebesar 0,05% kasus (Data Riset Kesehatan Dasar 2013, Balitbangkes Kementerian Kesehatan RI).
Tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Semua penyakit, termasuk kanker bisa disembuhkan. Bahkan tidak mungkin bisa dicegah jika di deteksi sejak dini. Kanker bisa dicegah dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, menjalani pola hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan sebagai deteksi dini. 
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, dua kanker yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, di derita oleh perempuan. Kanker serviks dan kanker payudara menjadi momok yang paling menakuktkan bagi perempuan. Namun satu hal yang patut disyukuri adalah, salah satu kodrat seorang perempuan yakni menyusui ternyata mampu menurunkan resiko terkena kanker serviks dan kanker payudara.
Menyusui mampu mengurangi resiko kanker payudara  sampai sekitar 25%, resiko kanker ovarium berkurang sampai sekitar 20%-25% dan resiko kanker rahim (endometrium) juga berkurang. Pengurangan risiko kanker terjadi sebanding dengan total lamanya menyusui selama kita hidup. Artinya, semakin lama ibu menyusui, semakin kecil risiko seorang ibu terkena kanker payudara. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition, menyusui dapat mengurangi risiko kanker payudara hingga 91 persen. Para peneliti dari Curtin University di Australia merinci, ibu yang menyusui lebih dari 13 bulan menurunkan kemungkinan mengidap kanker payudara dalam tubuhnya sampai 63 persen. Sedangkan ibu yang menyusui kurang dari 7 bulan risiko terkena kanker payudara turun sampai 37 persen. Hanya ibu yang memiliki tiga anak dan menyusui lebih dari 31 bulan yang dapat terhindar dari kanker payudara karena risikonya menurun sampai 91 persen.
Para peneliti juga menyakini ibu yang menyusui juga dapat mencegah kanker ovarium. Karena menyusui dapat menunda proses ovulasi mereka. Dengan menyusui, ovulasi lebih tidak terjadi sehingga memerkecil risiko mutasi sel yang dapat memicu berbagai penyakit. Diduga penurunan estrogen menyebabkan berkurangnya rangsangan terhadap dinding rahim dan juga jaringan payudara, sehingga memperkecil risiko jaringan tersebut menjadi kanker. Tingkat estrogen yang lebih rendah selama menyusui diduga menyebabkan risiko kanker-kanker tersebut menurun.
Maka bagi perempuan yang baru saja melahirkan janganlah ragu untuk menyusui. Menyusui selain memberikan berjuta manfaat bagi bayi ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan ibu sendiri. ASI adalah cairan ajaib dengan sejuta manfaat. Mari kita lawan kanker dengan menyusui. Selamat Hari Kanker Sedunia. Semangat menyusui. ASI untuk generasi yang lebih baik.  



Tidak ada komentar:

Posting Komentar