Rabu, 08 Februari 2017

Anak dan Pekerjaan Rumah Tangga

Seringkali melihat dan mendengar ibu-ibu mengeluh jika anaknya tidak mau membantu mengerjakan pekerjaan rumah.
Bahkan tak jarang banyak anak yang enggan membereskan kamar tidurnya sendiri.

Berkaca pada pengalaman saya dulu, kedua orangtua saya selalu tidak mengijinkan saya membantu ketika masih kecil.
Ingin bantu mama masak,, dilarang takut kena pisau atau api.
Mau ikutan papa menyapu, juga dilarang, kotor katanya.
Anak kecil nggak boleh dekat-dekat.

Akhirnya hingga dewasa saya tak pernah mengerjakan pekerjaan rumah.
Dapur menjadi tempat asing bagi saya.
Saya ke dapur hanya untuk ambil makanan.
Kalaupun masak, paling mi instan atau goreng telur.
Dampaknya, ketika harus berpisah dengan orangtua saya langsung kelimpungan.
Rasanya sungguh tidak enak.

Dengan pengalaman itu, saya tak ingin anak-anak saya merasakan apa yang saya alami.
Oleh karena itu sejak kecil saya tidak pernah melarang mereka ikut berpartisipasi dalam mengerjakan pekerjaan rumah.

Seperti saat ini, chacha sulung kami yang baru berusia 3 tahun 10 bulan selalu antusias dalam membantu saya mengerjakan pekerjaan rumah.

Membatu mengangkat jemuran baju lalu melipatnya.
Mencuci alat makannya sendiri.
Bahkan sesekali ikut aktivitas di dapur.
Memasak makanan kesukaannya, misalnya puding dan setup kentang.

Lipatan bajunya memang tak serapi saya, tapi dengan semakin sering dia melipat, lipatannya semakin rapi.
Saya suka dengan prosesnya, hasil bukanlah yang utama.

Dia sudah mencuci alat makannya sendiri.
Tentunya sebelum dia akan mencuci piring saya akan singkirkan benda-benda tajam di tempat cuci piring.
Meminimalisir bahaya disrkitarnya.

Interaksi dengan kompor juga harus dalam pengawasan.
Saya yang meyalakan kompornya.

Tugas kita memfasilitasi anak.
Memberi kesempatan agar anak mengerjakan keinginannya.
Tentunya aktivitas yang tidak berbahaya.
Harapannya kelak ketika dewasa saya tak perlu memintanya membantu pekerjaan rumah,,karena dia akan melakukannya sendiri.
Menjalankan tugas sebagai anak,,berbakti pada orangtua.
Semoga..

#HomeEducation
#PortofolioChacha3y10m
#FBE
#FitrahIman
#FitrahFisik
#FitrahPerkembangan

1 komentar:

  1. Saya juga kyk Mbak Dee gtu sih mbak, setelah jd istri berasa kagok, Tapi lama2 biasa jg ngerjain kerjaan RT. Anak2 jg udah mulai kubiaskan buang sampah, bantuin motong sayur, yg simple2 dulu krn msh balita hehe

    BalasHapus