Kamis, 30 Maret 2017

Proyek Keluarga Kelima : Sortir Mainan

Mensortir Mainan

Sasaran :
Memiliki dua anak balita tentu akan membuat rumah kami penuh mainan. Berhubung usia mereka masih masuk dalam usia pra latih (0-6 tahun), untuk mengembangkan ego sentrisnya secara optimal kami berencana memisah mainan mereka berdua. Dengan demikian mereka berdua bertanggungjawab pada mainannya masing-masing.

Sarana :
Box penyimpanan mainan, spidol, dan kertas karton.

Sumber Daya Manusia :
Penanggungjawab : Ayah
Pelaksana : Bunda dan Chacha

Waktu :
30 Maret 2017


Sortir mainan menjadi proyek yang paling menyenangkan buat Chacha.
Kenapa? Karena dia bisa sekalian mainan.
Dan tambah seru saat mensortir mainan masak-masak an.
Diajaklah adiknya.
Mereka berdua jadi tukang masak, saya jadi pembelinya.
Dan proyek terhenti beberapa saat.

Setelah puas bermain, akhirnya acara sortir mainanpun mulai lagi.
Rencananya setelah dikelompokkan mainannya kami beri keterangan.
Tapi batal, karena ayah lupa beli kertas karton.





Akhirnya setelah tiga jam, proyek ini selesai.
Ada 5 kelompok mainan.
Pertama, dalam koper putih adalah mainan kreativitas.
Mulai dari peralatan melukis, puzzle, origami, stik es krim dan lem.
Kedua, koper merah besar untuk mainan campur-campur.
Mulai dari boneka jari, boneka karet, mobil-mobilan hingga dough.
Ketiga, dalam tas platik putih adalah mainan masak-masak an.
Keempat, tas plastik merah tempat balok-balok.
Dan yang terakhir koper merah kecil sebagai tempat mainan dokter-dokteran.

Anak-anak senang karena sekarang bisa dengan mudah mencari mainan yang diinginkan.
Bunda senang rumah teihat rapi.

#TantanganHari8
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP


Tidak ada komentar:

Posting Komentar