Minggu, 02 Juli 2017

Krupuk Klenteng : Kuliner Khas Bojonegoro

Bojonegoro, sebuah Kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur.
Bojonegoro terkenal dengan hasil minyaknya, juga dikenal dengan sebutan bumi angling dharma.

Berbicara tentang Bojonegoro, maka tak lengkap bila tak membahas kuliner khasnya.
Asem-asem daging dan kare ayam adalah hidangan favorit yang biasa saya temui bila sedang mudik ke Bojonegoro.
Soal oleh-oleh, biasanya Ledre menjadi pilihan utama.

Namun tahun ini, saya memilih krupuk klenteng sebagai oleh-oleh untuk kembali ke Surabaya.
Pabrik kerupuk klenteng ini berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 132, Bojonegoro.
Lokasinya berdekatan dengan  Klenteng Hok Swie Bio.






Krupuk klenteng ini juga disebut dengan krupuk BangJo.
Kerupuk BangJoo, sebutan mudah untuk kata abang (merah) dan ijo (hijau). Nama BangJo disebut karena kerupuk ini memang berwarna merah dan hijau, selain tentu saja ada warna lain seperti kuning dan putih.

Bisnis kerupuk klenteng ini adalah bisnis keluarga yang dijalankan secara turun-temurun.
Krupuk ini telah hadir sejak tahun 1929.
Krupuk ini dijual dengan harga Rp 12.500 per 500 gramnya.

Keunggulan krupuk ini adalah sehat dan aman dikonsumsi.
Krupuk ini dibuat tanpa bahan-bahan kimiawi yang berbahaya.

Rasanya lezat dan gurih, cocok untuk disandingkan dengan asem-asem daging ataupu kare ayam khas Bojonegoro.
Bagaimana? Tertarik mencoba?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar