Selasa, 25 Juli 2017

Materi Flash Fiction

🌻 Resume sharing Flash Fiction🌻

Narasumber : Mbak Carolina Ratri
(www.carolinaratri.com)

📆 Sabtu, Pukul 11 sd 12.30

Flash fiction, awalnya saya kira flashfiction adalah  "sekedar" menuliskan beberapa ( 6 sd 1000) kata sehingga menjadi sebuah cerita bermakna.

Nyatanya, apa yang saya pikirkan ini terlalu "sederhana". Flash fiction jauh lebih menarik daripada itu.

Di awal diskusi, mbak Carra menjelaskan flash fiction adalah jenis tulisan yang berbentuk prosa super pendek dengan panjang kurang dari 1000 kata. Tapi, biasanya tulisan flash fiction tidak lebih dari 500 kata. Karena apabila lebih dari 500 kata, kemungkinan untuk losss focus (kehilangan fokus pada inti cerita) semakin besar. Sedangkan flashfiction itu harus hanya punya satu fokus : *1 adegan, 1 konflik, dan 1 setting waktu*

Tulisan yang saya beri garis tebal adalah aturan baku ff. Jadi, minimal aturan ini harus ada. Misalkan kita menulis cerita dengan dua rentang waktu, itu tidak bisa disebut sebagai ff.

Contoh

"..lima belas tahun kemudian..."

Maka itu tidak termasuk kategori ff, meskipun jumlah katanya kurang dari 1000 kata.

Tapi, kadang, kita perlu menyebutkan satu adegan yang terjadi beberapa lama yang lalu atau ke depan yang ada kaitanya dengan plot. Nah, itu ada teknis penulisan tersendiri.

Seperti juga bentuk prosa lain, ff memiliki unsur yang sama yaitu

*tema, setting, alur, dan karakter*

Jadi, jangan karena singkatnya tulisan, kita  lalu menghilangkan salah satu atau beberapa unsur tersebut. Yang kita harus lakukan adalah menjelaskan karakter tokoh, dengan sekian kata.
Aturan lain adalah, *show dont tell*. Misalkan nih, ketika kita ingin menceritakan bunda intan sebagai seorang dosen.

Maka jangan tulis

"Bunda Intan adalah seorang dosen"

Tapi...

"Bunda Intan keluar dari ruang kuliah, tangan kirinya menenteng tas laptop. Sedangkan sejumlah mahasiswa berbaris di belakangnga. Mereka mau minta bimbingan"

Ketika kita ingin menuliskan ff dengan jumlah kata yang sangat sedikit, maka plot, setting, karakter, ditaruh secara tersirat.

Misalkan :

Judul

LDR

_kuotaku habis setelah kupakai vidiocall ke surga_

Maka

Judul : LDR
setting tempat : di dunia dan surga
waktu : saat ini
tokoh  : aku dan entah siapa di surga
adegan : vidiocall

Ciri lain ff adalah adanya plintiran cerita, atau *twist ending*. Twist ending adalah pembelokan arah jalan cerita, misalkan yang ada di cerita LDR, seharusnya vidiocall itu dilakukan ke sesama yang ada di dunia, tapi ini vidio call ke surga.


contoh lain ff pendek yang lebih dari 7 kata

_Aku tahu, Ayah dan Ibu telah melaporkan hilangnya diriku ke polisi. Hari ini genap 48 jam sudah mereka tak melihatku.

Mereka sudah mencariku ke rumah teman-temanku. Mereka pun sudah menelepon guru kelasku, bertanya mengenai keberadaanku.

Ayah dan Ibu juga sudah datang ke rumah sepupu-sepupuku, untuk melihat barangkali aku main ke sana dan lupa berkabar.

Tapi tidak. Aku tak ada di mana pun. Ibu mulai menangis. Ayah gelisah. Polisi menyebarkan berita kehilanganku.

Entah mengapa mereka lupa, untuk menengok dinding kamarku ini.

Di sini aku asyik bermain di antara bunga-bunga. Aku bebas melompat dan berlari menangkap kupu-kupu biru, oranye, merah dan ungu.

Maaf, Ayah, Ibu. Aku tak akan pernah keluar dari sini. Aku tak bisa melompat dan berlari di atas kursi roda itu.

Kebun bunga di dinding kamarku ini damai dan indah. Aku tak akan pernah keluar dari sini._


Plintiran di dalam ff ini adalah ketika
"aku berada di kebun bunga" Sedangkan kebun bunga adalah lukisan di dinding ruangan. Aku yang dimaksudkan adalah anak yang belum pernah ada.


Tips menulis ff dari mbak Carra bisa di lihat di


http://www.carolinaratri.com/2016/04/tips-menulis-flashfiction.html

http://www.mondayflashfiction.com/2016/05/7-jurus-menulis-flashfiction-secara.html

Kadang bisa loh, satu dua frase itu bisa digantikan oleh 1 kata saja hingga bisa ngirit jumlah kata.

Atau kalimat aktif akan menjadi lebih singkat dan lebih "kena" kalau kita menggunakan kalimat pasif.

contoh nih

_Malangnya Nasibku

ku tersenyum-senyum sendiri seperti orang gila.

Sudah kubayangkan, betapa wajahnya akan begitu semringah saat menerima sebuket bunga yang sudah kupesankan secara online itu.

Disambutnya aku di pintu dengan menggendong buket yang sudah tiba lebih dulu. Ia akan mengerling padaku. Jantungku melompat.

Ia pun berjalan mendekatiku. Perlahan.

Tetap tersenyum.

Aroma tubuhnya yang selalu wangi mulai meraupiku.

Tubuh hangatnya lantas menempel. Tanganku segera menjelajahinya.

Dan bibirnya … mmm ….

Aduh! Aku harus segera pulang!

Segera kumatikan laptop, dan berkemas. Pamit pada teman-teman yang bersebelahan kubikel, dan melesat pulang.

Begini ternyata rasanya jadi pengantin baru.

*

Sesampainya di rumah ….

“Nggak mau! Aku lagi datang bulan!”

Aduh!_




Selamat bersenang-senang dengan ff.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar